Minggu, 03 Maret 2019

Berkonsep Jajanan Pasar ala Negri Semenanjung, Batam View Beach Resort Wujudkan Batam sebagai Kota Pariwisata


 
Suasana saat acara The Best of Street Food Fiesta 2019



Malam minggu pertama di bulan Maret, tepatnya pada (2/3/2019) ada sebuah event di Batam View Beach Resort, Nongsa. Event ini dilaksanakan dari pukul 18.00 WIB sampai selesai, dengan mengusung tema The Best of Street Food Fiesta 2019.

Sesuai dengan tema yang telah ditentukan, acara pun disesuaikan dengan konsep street food yang kita ketahui selama ini. Acara yang berlangsung di Batam View Beach Resort ini dilaksanakan secara outdoor tentunya, di halaman terbuka dengan kolam renang di bagian tengahnya.

Proses masak Ayam Pandan ala Thailand


Berhias lampu sorot, lambu beerwarna dan penerangan lainnya, suasana nyaman mulai terasa dengan tatanan meja bulat yang lengkap dengan beberapa kursinya.

Event ini juga menndapatkan dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari kementrian pariwisata, dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi kepulauan Riau serta kota Batam, hingga ketua Kadin Batam juga turut menghadiri kegiatan ini.
Penang prawn hokian mee


Tidak mengherankan jika kegiatan perdana ini mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait, yang mana ingin mensukseskan kemajuan pariwisata kota Batam.

Anddy Fong, general maanager  Batam View beach Resort mengatakan bahwa acara ini bermaksud untuk menaik wisman datang ke Batam, dengan menawarkan hal-hal menarik di Batam. Teerutama dari segi makanan nusantara yang terbilang sangat beragam.

"Tujuannya tentu ingin menarik wisman dari negara asing terutama yang berasal dari Singapura. Untuk event perdana ini ada sekitar 250 tamu, ada yang berasal dari Singapura, Malaysia, Italia, Sri Langka, Cina, hingga Australia," kata Anddy Fong di sela-sela acara.

250 tamu menghiasi taman dan sekitaran kolam renang Batam View Beach Resort. Terlihat antusias dan semangat turis asing saat event. Mereka mencoba segala jajanan pasar yang biasanya dijumpai di Indonesia. Mulai dari martabak manis, ayam penyet, rujak,sate, ikan bakar, hingga es campur.

Tapi ternyata tidak hanya makanan khas nusantara tapi juga tersedia jajanana pasar dari daerah semenanjung. Mulai dari Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Anddy Fong kembali mengatakan kalau jumlah stand yang ada saat event The Best of Street Food Fiesta 2019 sekitar 15 stand.
Proses masak masakan adri  bahan mie yaitu Pa Thai


"Kalau sukses akan dibuat lagi, kita gak tau apa tahun ini atau tahun depan. Selagi kementrian dukung, maka acara ini bisa terus berlanjut," katanya.

Sembari mencicipi jajanan pasar yang tersedia, para turis juga dihibur oleh lagu lagu khas Indonesia dan lagu dari negara lainnya. Bahkan saat pembukaan dan penutupan acara, kegiatana ini dimeriahkan dengan adanya kembang api. Pertunjukan kembang api ini semakin memeriahkan acara The Best of Street Food Fiesta 2019. Apalagi ditambah dengan adanya pertunjukan sulap.
Aneka kue di BatamView Beach Resort


Saat event The Best of Street Food Fiesta 2019, menu masakan Indonesia yaitu ayam penyet telihat sangat ramai  yang mengantri. Turis asing ini terlihat begitu antusias mengantri, begitu juga saat antri mendapatkan beberapa tusuk sate.

Kalau mau merasakan menu masakan lain ada juga masakan yang berbahan dasar seperti kwetiau dan mie putih yang disebut Pat Thai. Proses cara pembuatan mie yang bisa kamu lihat secara langsung, proses masak layaknya makan jajanan pasar di Indonesia atau negara semenanjung lainnya.

Selanjutnya mari kita jalan-jalan Penang, Malaysia. Disini ada Penang prawn hokian mee. Kalau di Indnesia hampir sama dengan mie ayam, bedanya tentu dari segi rasa dan bahan yang digunakan. Penang prawn hokian  mee berisi mie, udang, sayur kangkung, potongan telur, kuah panas yang sedikit berwarna merah kecokelatan. Kamu bisa menambahkan bawang goreng dan sambal sesuai selera.

Lalu ada masakan dari Thailand, seperti Tom Yam, hingga Ayam Goreng Pandan. Lalu ada masakan dari Vietnam juga tapi saya lupa namanya bentuknya seperti salad yang dibungkus dengan kulit tepung tipis, isinya ada kol dan wortel.

Blogger Batam di event The Best of Street Food Fiesta 2019.

Belum puas mencicipi makanan lainnya, makanan yang manis-manis ada berbagai pilihan. Mulai dari kue basah, lalu ada makanan manis terkenal di Indonesia yaitu martabak manis. Lalu semakin lengkap dengan tambahan es campurnya. Untuk cuci mulut ada juga buah potong segar hingga rujak. Disini juga ada salad khas Indonesia yaitu gado-gado.

Berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut ke depan dan stand makanan yang tersedia juga semakin banyak. Selain itu diharapkan agar event selanjutnya bisa menyajikan jajanan pasar lainnya. Untuk penjaga setiap stand terima kasih atas keramahannya. Terlihat kompak denga kostum yang sama. 

#batammilikkita
#batamindonesia
#streetfoodbatamviewbeachresort


Rabu, 19 Desember 2018

PAKET LIBURAN LENGKAP, HARRIS RESORT BARELANG, DONG

Tampak Luar Gedung Lobi dan HARRIS Cafe di Harris Resort Barelang

Libur telah tiba, libur telah tiba. Hore.. Hore... Ho...re....
Satu bait lirik lagu dari Tasya dengan judul "Libur Telah Tiba" sangat cocok menggambarkan situasi saat ini. Bagi yang bersekolah tengah libur tengah semester, ditambah li
bur natal, dan berdekatan dengan liburan tahun baru. Ini waktu yang tepat bukan, untuk berlibur?

Liburan tidak perlu jauh jauh kok, karena di Batam ada liburan lengkap dalam satu tempat, semua yang kamu butuhkan ada di sini. Kesempatan kali ini, saya akan merekomendasikan satu diantara resort yang ada di Batam yaitu Harris Resort Barelang. Yuk kita lihat, ada apa aja sih di Harris Resort Barelang, kenapa bisa dibilang, tempat ini bisa menjadi tempat liburan lengkap.

Harris Resort Barelang tentunya terletak di ikon Batam yaitu Jembatan Barelang. Resort ini terletak sebelum Jembatan 1 Barelang, yang mana berada di sisi kanan sebelum jembatan 1 Barelang. Masuk ke pos jaga pertama Harris Resort Barelang, sudah terasa suasana yang berbeda, yang mana terasa sejuk dan rindang dengan pohon pohon di samping sampingnya.

Selasa, 07 November 2017

Pizza Madness, Madness Rasanya



Siapa yang tidak kenal dengan makanan satu ini, selain rasanya unik, tampilannya juga membangkitkan selera makan. Tidak hanya menjadi cemilan, tetapi di beberapa negara, makanan ini dijadikan makanan pokok, terutama Italia. Dan makanan yang sudah terkenal di Itala itu adalah pizza.

Pizza memang sudah tidak asing bagi kita, dan di setiap restoran atau cafe, tentu mempunyai ciri khas masing-masing jika terdapat menu pizzanya. Dan untuk Fame hotel sendiri, juga menyediakan menu pizza yang spesial.

"Kami ada pizza madness, pizzanya tidak tebal. Dan makanan ini cocok banget untuk nongkrong atau hangout bareng teman-teman," kata Eka Julianti selaku Public Relatin Executive di Fame hotel Batam pada Senin (23/10).

Pizza di Fame hotel mengangkat jenis Hawai pizza, Joni Emri selaku chef Popcorn Resto di Fame hotel menjelaskan bahwa hawai pizza ini cocok untuk lidahnya orang Indonesia. Karena dalam satu bulatan pizza memiliki rasa asam, manis, gurih, renyah, dan ada sedikit rasa pedasnya. 

"Kalau hawai pizza tentu ada nanasnya, lalu ada paprika, ada daging ayamnya juga dan ini termasuk Italian pizza. Jadi tentunya tipis dan krispy," ujar Joni.

Minggu, 05 November 2017

Berkreativitas dengan video PRANK


Saat kalian melihat video menjaili atau usil terhadap seseorang dengan sengaja, maka yang kalian lihat tersebut adalah video prank. Bahkan video-video prank sudah sering muncul di chanel youtube hingga instagram. Konten video kreatif ini bahkan banyak peminatnya oleh netizen.

Batam tentu juga update dalam hal demikian, termasuk salah satu youtubers Batam yang chanel youtubenya sudah 221 ribu subscribe, yaitu Jeremy Viari. Jeremy termasuk salah satu generasi mellennial Batam yang aktif dalam membuat video prank ini 

"Saya tau prank sejak pertama bikin channel sudah tau cuman belum terlalu tertarim untuk bikin, dari video youtube juga taunya," kata Jeremy pada Senin (23/10).

Prank diambil dari kata-kata yang menggunakan bahasa Inggris. Dan artinya adalah candaan atau gurauan. Prank terhadap seseorang akan memberikan efek bingung, malu, tidak nyaman hingga kemarahan. Seperti yang ada di prank Jeremy Viari terhadap ibunya. Dimana ia mengerjai ibunya dengan menggunakan sebungkus bedak yang disangkai adalah sabu-sabu. Sontak hal tersebut membuat ibu Jeremy marah dengan perbuatannya.
 
 
Dalam membuat video prank, tentu ada hal yang perlu disiapkan. Seperti kamera, mic, kamera, dan mental juga harus disiapkan karena disitu kita harus tahan malu, dan tahan emosi juga tentunya. Hambatan dalam membuat segala sesuatu tentu ada. Dan hambatan yang dirasakan oleh Jeremy saat membuat video prank adalah suara-suara yang tidak diinginkan sehingga membuat hasil video menjadi kurang baik. 

"Kalau untuk gagal bukan pernah lagi tapi sering. Dan untuk inspirasi saya dalam buat prank itu sendiri adalah youtubers Fouseytube dan Vitalyztv," katanya.

Dan dikatakan prank yang menarik itu adalah prank yang sesuai dengan personality masing-masing, dan tidak menjadi orang lain dalam video. Dan hal ini sangat baik agar di video terlihat lebih natural.

Saat ngerjain orang, kita juga harus ingat satu hal yaitu izin atau segera minta maaf kepada yang bersangkutan agar tidak terjadi selisih paham. Seperti yang dilakukan oleh Jeremy. Walaupun terkadang merasa bersalah, ia tetap harus izin kepada bersangkutan, apakah videonya boleh di share atau tidak.

"Tapi ya sejauh ini belum ada yang sampai reaksinya marah besar karena prank saya gak ada yang brutal. Dan prank itu bisa dilakukan sendiri atau tim. Tergantung dari prank seperti apa," ujarnya.
 
Tips untuk Membuat Video Prank
1. Jadilah diri sendiri saat proses membuat video prank, dan kuatkan mental agar tidak malu saat melakukan prank
2. Siapkan peralatan untuk membuat prank. Seperti kamera, mic atau properti tambahan lainnya
3. Tentukan tema yang kreatif dan berbeda agar video prank tidak garing dan tidak terlalu membuat video prank yang brutal.
4. Setelah mengambil video, ada baiknya izin terhadap pihak yang bersangkutan agar tidak ada yang menyinggung dari segala pihak.
 
nama model
@jeremyviari
@chindy.18
 
photographer
@monaandriani18

Senin, 23 Oktober 2017

Ada Apa dengan 22 Oktober?

 
Satu Diantara yang Bisa Dilakukan Untuk Mengetahui Baik Buruknya Suatu Hal
Masih dalam suasana hari santri Nasional, tentu saya juga tidak ingin melewatkan momen ini. Di hari santri nasional ini, tentu ada hal yang perlu kita pelajari dan ingat. Agar setiap tanggal 22 Oktober, tidak terlewatkan begitu saja bagi kita terutama generasi mellennial.

Kalian pada tahu gak sih. Kenapa harus ada hari santri nasional? Dan kenapa harus di tanggal 22 Oktober, Presiden kita Joko Widodo menetapkan hari santri sebagai hari santri nasional? Walaupun sudah sejak tahun 2015 sudah ditetapkan, saya akan mengingatkan kembali ya.

Hari santri nasional dicetuskan karena adanya resolusi jihad dari pendiri NU yaitu KH. Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya. Hal ini bermaksud untuk mencegah kembalinya tentara kolonial Belanda untuk menguasai Indonesia kembali.

Seruan jihad yang disampaikan oleh KH. Hasyim Asy'ari membuat para santri bersemangat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka menyerang markas Brigade 49 Mahratta pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Southern Mallaby. Pertempuran masih terus berkelanjutan hingga 10 November 1945 yang akhirnya ditetapkan sebagai hari pahlawan Nasional.

"Santri berperan sebagai garda terdepan, Indonesia merdeka bukan karna bambu runcing, bukan karna pencak silat tetapi dari kumandang takbir para kiyai dan tumpah darah para santriya," kata Ustad. Ridlun Artol di Masjid Al - Misbah pada Minggu (22/10).
 
Kajian di Masjid Al - Misbah, Ditpam Baloi bersama Ustad. Ridlun Artol pada Minggu, 22 Oktober 2017
 
Dan untuk generasi mellennial, tentu kita tidak perlu melakukan hal demikian agar terlihat bahwa cinta negara. Tetapi dengan memperdalam ilmu agama kita bisa menjadi aset bagi negara dan juga agama.

"Di saat sekarang anak-anak muda minimal tidak menjadi penyebab suatu kekacauan walaupun tidak dapat menyebarkan kebaikan. Tanamkan nilai-nilai agama dengan diterapkannya ke cinta tanah air," ujar Ustad. Ridlun.

Dan permasalahan yang terjadi di generasi anak muda sekarang adalah dengan mudahnya share sesuatu hal yang belum paham olehnya. Maka perlu ditanamkan yang namanya belajar dan membaca. Dan ini juga pentingnya kenapa ada kajian Islam, dan kenapa ada sekolah minggu bagi yang bukan Islam. Hal ini agar kita bisa melihat sesuatu dari segala sudut pandang, dan tidak terpengaruh akan hal yang belum tentu benar adanya.

"Santri itu terdidik untuk berkata benar meski itu pahit, bukan berkata pahit hanya karena merasa benar. Santri itu terdidik untuk mengIslamkan yang masih kafir bukan mengkafirkan yang sudah Islam, santri itu terdidik untuk menyebarkan agama Islam dengan budi pekerti bukan memaki-maki, santri itu cinta NKRI sebab merdekanya negara ini ditebus dengan doa, perjuangan, hingga nyawa kiyai," kata Ustad. Ridlun.

Tugas Generasi Mellennial Masa Kini

1. Belajar untuk kritis. Mulai dari sedini mungkin. Kritis terhadap diri, kritis terhadap agama kita, kritis terhadap negara kita dan kritis terhadap lingkungan di sekitar kita. Dan kritis itu tidak ada batasnya. Karena orang yang mencari tahu tidak menjadi bodoh. Orang mencari tahu tidak jadi ketinggalan zaman.
2. Munculkan kepedulian kepada negara kita dan agama kita. Kalau kita tidak seagama minimal kita sama-sama manusia yang mempunyai hak dan kewajibanyang sama. Kalau kita tidak bisa mewariskan tradisi baik , minimal kita tidak mencontohkan tradisi buruk. Kalau kita tidak bisa berkontribusi memajukan minimal kita tidak  bermaksud untuk menjatuhkan.
3. Belajar dan berkumpul dengan orang-orang yang memberikan kesan positif. Dengan begitu kita tidak tidak salah langkah dalam melakukan sesuatu hal.

Selamat Hari Santri Nasional Mellennial

Nama model:
@deasynatasya91
@dayu_wulandari13

Gadis Sejuta Rahasia

Cerpen by Me
Ini cerpen di blogku yang lama pada 15 Juni 2015, cerpen sengaja dipindahkan ke blog ini. Karena saat saya kembali membacanya, mata ini kembali berkaca-kaca
foto ilustrasi

 Sudah seharian dia berada dalam kamar, tidak makan, tidak mandi, tidak menghirup udara mulai dari pagi sampai terbenamnya matahari. Entah apa yang ia lakukan di dalam kamar itu. Bahkan orang seisi rumah tidak berani untuk masuk dan menanyakkan. Entah memang mereka peduli ataupun tidak dengan Si Yani.
Yani yang memang punya kebiasaan tidak keluar kamar ketika akan menghadapi ujian sudah terlihat biasa di rumah itu. Tapi tidak satu pun yang peduli dengannya karena tidak ada yang kekamarnya dan mengajak ia makan ataupun menyuruhnya mandi. Dan hal itu sudah terbiasa oleh Yani, sikap cuek orang rumah memang terbiasa untuknya.
Yani terus belajar untuk ujian akhir besok, sesekali ia menghibur diri dengan memainkan hanphone android miliknya. Ia pun update status mengenai keadaannya saat itu. Segala aplikasi di handphonenya menjadi teman sekaligus ‘makanan’ untuknya karena disitulah ia merasa bahagia dan melupakan dunia nyata yang sekarang ia hadapi.
 
 
Ketidaknyamanan di rumah membuatnya melakukan segala hal untuk tidak berada di rumah. Mencari kesibukkan di luar rumah memang hobinya bahkan ia suka menyibukkan diri dengan hal yang tidak ada hubungan apapun dengannya. Yani sosok gadis tegar tetapi mempunyai banyak rahasia di dalamnya, bahkan orang tuanya sendiri pun tidak tahu akan rahasia itu. Teman dekatnya pun tidak pernah tahu bagaimana Yani itu sebenarnya.
Yani terkadang terlihat baik hati, terkadang terlihat bajingan, kurang ajar, terkadang terlihat seperti anak baik-baik, malah terkadang terlihat seperti wanita jalang. Ia bisa menjadi itu semua sesuai dengan siapa ia bergaul dan di mana ia berada. Banyak yang bilang ia munafik tetapi yang menjalani dirinya sendiri, selagi orang nyaman berada dengannya. Ia tak pernah gusar untuk menjadi orang lain.
“Baru mau pergi? Itu ada kue di atas meja, makanlah!” Tante Yani menegurnya saat pagi, setelah Yani tidak keluar kamar seharian. Mungkin tantenya merasa Yani tidak makan dari semalam. Apakah anak ini tidak lapar? Dalam benaknya.
“Iya” jawab Yani singkat. Ia mengambil sepotong kue dan pergi ke kampus.
Sesampai di kampus
            “Yan, kamu beneran tidak mandi dan tidak ada makan dari semalam? Aku lihat di status twitter mu” tanya Wati teman sekelas Yani
            “Iya” jawab Yani sambil tersenyum.
Singkat, padat dan jelas itu jawaban Yani kepada orang-orang yang menanyakan hal-hal yang tidak penting menurutnya. Yani sosok gadis yang pandai memberi saran jika temannya dalam kesusahan dan bercerita dengannya. Hampir rata-rata teman dekatnya bercerita hal pribadi dengan Yani tapi Yani jarang menceritakan hal pribadi apapun dengan siapapun bahkan teman dekatnya, ia belum terlalu mau banyak bercerita. Sekali pun tentang lelaki yang hadir dalam hidupnya.
“Kamu mau kemana Yan hari ini?” tanya Lia kepada Yani
“Belum tau, kenapa?”
“Kita pergi karoke yuk, kan sudah selesai ujiannya” ajak Lia sambil tersenyum
“siapa aja?”
“Baru kita berdua aja sih. Mau gak?”
“Boleh lah”
Ada sekitar tujuh orang yang ikut karoke atas ajakan Lia. Ini merupakan pelepas penat setelah dua minggu ujian akhir. Dan sebentar lagi teman-teman yang merantau akan kembali ke kampung halaman masing-masing karena libur semester termasuk Yani yang besok akan pulang ke kampung halamannya.
“Pukul berapa besok kamu pulang Yan?” tanya Tante Yani
“Pagi, sekitar pukul 10”
“oh, berapa lama disana?”
“gak tau juga, sebulan mungkin”
“Lama juga ya, ngapain kamu di kampung lama-lama?”
“Kalau ada kerjaan, Yani kerja”
“hmm. Iya lah”
Yani pergi ke kamarnya setelah ia mencuci piring. Dan mulai membereskan baju-bajunya untuk pulang kampung besok. Inilah yang paling ia nanti ketika akhir semester. Pulang ke kampung halaman. Karena baginya disitu ia menjadi dirinya sendiri dan merasa nyaman dengan kampung halaman yang telah membesarkannya. Walaupun tidak mudah baginya untuk sampai di rumah, ia tidak pernah merasa terbebani karena rasa bahagia telah menutupi rasa letihnya selama perjalanan ke rumah di kampung halamannya.
Kebahagiaan yang hanya bisa ia rasakan sendiri, mungkin orang lain juga tahu tapi hanya sekedar tahu tidak mengilhami betul akan kebahagiaannya. Tanpa pasangan ia sudah merasa bahagia, karena ia mempunyai komitmen untuk tidak pacaran selama kuliah. Walaupun pernah dalam sehari, ia melanggar komitmennya tersebut. Yani juga merasa bahwa banyak teman-teman yang menghibur, dan itu sudah cukup baginya. Saatnya tiba, Yani akan menunggu lelaki yang benar-benar serius dengannya dan baginya “seleksi alam” bagi lelaki yang datang dan pergi dari hidupnya, karena hal itu sudah biasa bagi Yani.
Semua yang teman-temannya tahu belum tentu apa itu yang benar-benar terjadi dengan Yani. Ia hanya bisa tersenyum ketika ada orang yang mengakui tahu segalanya tentang Yani. Karena apa yang ia ungkapkan terbatas, tidak semua hal ia ceritakan ke banyak orang. Dan tidak semua hal tentang hidup ini, harus orang lain tahu sekalipun itu orang terdekat. Hanya satu yang tahu tentang Yani, dan dia percaya untuk mencurahkan segalanya, yaitu pencipta-Nya, pencipta alam semesta. Hanya kepada-Nya ia berani mencurahkan apapun yang dirasakan tanpa ada rasa takut apalagi ragu.